TBM Al-Fajar Jadi Ruang Literasi Masyarakat, Hadirkan Program Rumah Cendekia Fajrul Fathan
Prabhumedia || Pamulihan – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Al-Fajar terus hadir sebagai ruang literasi masyarakat yang mendorong tumbuhnya minat baca dan budaya belajar sepanjang hayat. Dengan koleksi buku yang terus berkembang serta suasana yang ramah bagi pengunjung, TBM Al-Fajar terbuka bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
TBM Al-Fajar berada di bawah naungan PKBM Al-Fajar dan Yayasan Sabda Pena Al-Fajar. Kehadirannya berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap ruang literasi dan ketersediaan bahan bacaan, khususnya di lingkungan Perumahan Mekar Bakti Residence yang memiliki masyarakat dengan latar belakang beragam.
Koordinator TBM Al-Fajar, Bu Moli, menjelaskan bahwa TBM tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagai kegiatan edukatif dan pengembangan kreativitas masyarakat. Setiap bulan, TBM Al-Fajar melayani sekitar 100 pemustaka dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
“TBM Al-Fajar adalah ruang literasi masyarakat yang hadir untuk menumbuhkan minat baca dan budaya belajar sepanjang hayat. Dengan koleksi buku yang terus berkembang dan suasana yang ramah, kami berkomitmen menjadi jembatan ilmu dan cahaya harapan bagi masyarakat sekitar,” demikian disampaikan pihak TBM Al-Fajar.
Untuk mendukung budaya literasi, TBM Al-Fajar melaksanakan berbagai aktivitas kepustakawanan. Masyarakat dapat membaca buku di tempat maupun meminjam buku untuk dibaca di rumah. Selain itu, terdapat kegiatan kreatif dan edukatif seperti read aloud atau membaca nyaring, mendongeng, serta drama yang mengambil cerita dari buku-buku yang tersedia di TBM.
Salah satu program unggulan TBM Al-Fajar adalah Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Gratis Rumah Cendekia Fajrul Fathan. Program ini menjadi bagian dari upaya TBM Al-Fajar dalam memberikan akses pembelajaran tambahan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, secara gratis. Saat ini, Rumah Cendekia Fajrul Fathan diikuti sekitar 30 siswa/peserta yang mendapatkan pendampingan dalam kegiatan pembelajaran.
Kegiatan unboxing kiriman Bantuan 1000 Buku Bermutu dari Perpustaakan Nasional Republik Indonesia 2024
Tidak hanya memberikan pembelajaran Bahasa Inggris, Rumah Cendekia Fajrul Fathan juga menghadirkan program Tahfiz Al-Qur’an secara gratis bagi para peserta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta nilai-nilai keagamaan sejak dini.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Rumah Cendekia Fajrul Fathan diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan manfaat bagi anak-anak dan generasi muda.
Para peserta tidak hanya didorong untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan mengembangkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk belajar menghafal Al-Qur’an dalam suasana yang positif dan edukatif, tanpa dipungut biaya.
Kegiatan TBM Al Fajar kolaborasi dengan Mahasiswa KKN STIT Qurota A'yun - Garut
Selain kegiatan literasi dan pembelajaran, TBM Al-Fajar juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Sejumlah kegiatan pernah dilaksanakan bersama mahasiswa KKN dari perguruan tinggi, termasuk kegiatan perlombaan dan aktivitas edukatif yang melibatkan anak-anak di lingkungan sekitar.
TBM Al-Fajar juga memiliki koleksi lebih dari 2.300 eksemplar buku yang berasal dari berbagai sumber. Di antaranya bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui program bantuan bacaan bermutu sebanyak 1.000 buku, bantuan dari Dispusipda Jawa Barat sekitar 240 lebih eksemplar, serta berbagai koleksi yang berasal dari donasi para donatur.
Dalam pengelolaannya, TBM Al-Fajar turut melibatkan generasi muda. Sejumlah pelajar SMP ikut membantu kegiatan di TBM sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan tanggung jawab mereka terhadap kegiatan literasi. TBM juga memberikan pendampingan kepada pelajar yang memiliki minat dalam menghasilkan karya tulis.
Salah satu bentuk pendampingan tersebut diwujudkan melalui bimbingan kepada seorang siswi SMPN 1 Pamulihan bernama Aisyah dalam menghasilkan karya berupa buku atau novel. Karya tersebut telah selesai dicetak dan didistribusikan, menjadi bukti bahwa ruang literasi dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya menjadi pembaca tetapi juga pencipta karya.
Ke depan, TBM Al-Fajar berharap dapat terus berkembang menjadi pusat kegiatan literasi dan pembelajaran masyarakat yang semakin lengkap. Perubahan kebiasaan masyarakat yang kini semakin dekat dengan dunia digital dan media sosial dipandang bukan sebagai hambatan, melainkan tantangan untuk terus melakukan inovasi.
Dengan dukungan berbagai pihak, TBM Al-Fajar berharap fasilitas dan koleksi buku dapat terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.
Melalui kegiatan membaca, belajar, menghafal Al-Qur’an, berkarya, dan berkolaborasi, TBM Al-Fajar bersama Rumah Cendekia Fajrul Fathan berkomitmen menjadi jembatan ilmu dan cahaya harapan bagi masyarakat, sekaligus ikut menyiapkan generasi yang lebih berpengetahuan, kreatif, berkarakter, dan mencintai literasi serta Al-Qur’an.
Sumber : kordinator (Molly)
Joernalis : Lipsus jabar Dian dabo
0 Komentar