Prabhumedia || BERAU - Pengurus Koperasi Sambaliung Pratama Perkasa menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-78 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-214 Kota Tanjung Selor yang jatuh pada 14 September 2026.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Koperasi, Mohammad Eko Santoso didampingi Arifuddin selaku Wakil Ketua dan Eddy Irawansyah selaku Sekretaris dalam keterangan pers di Berau, Senin 14/9.
"Atas nama seluruh pengurus dan anggota Koperasi Sambaliung Pratama Perkasa, kami mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kabupaten Berau ke-78 dan Kota Tanjung Selor ke-214. Semoga di usia yang semakin dewasa, kedua daerah ini semakin maju, sejahtera, dan menjadi barometer pembangunan di Kalimantan Timur," ujar Mohammad Eko Santoso.
Dukung Pemerintah Daerah Lewat Koperasi dan UMKM
Dalam kesempatan itu, pengurus koperasi juga menegaskan komitmen untuk mendukung penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Berau dalam pembangunan perekonomian daerah.
"Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menguatkan sektor ekonomi kerakyatan. Fokus kami ada pada penguatan Koperasi, UMKM, dan pasar tradisional di Berau. Ini adalah tulang punggung ekonomi masyarakat yang harus terus kita hidupkan agar perputaran ekonomi benar-benar dirasakan langsung oleh rakyat," tegasnya.
Menurut Mohammad Eko Santoso, koperasi memiliki peran penting sebagai soko guru perekonomian nasional. Melalui Koperasi Sambaliung Pratama Perkasa, pihaknya berupaya mendorong lahirnya UMKM yang naik kelas, berdaya saing, dan berkarakter budaya lokal.
"Kami ingin UMKM Berau tidak hanya jual produk, tapi juga menjual cerita dan budaya Berau Batiwakal. Pasar tradisional juga harus kita jaga agar tidak tergusur modernisasi, karena di sanalah denyut nadi ekonomi masyarakat kecil," tambahnya.
Dukung Peran Aktif Kesultanan Sambaliung
Selain ekonomi, pengurus koperasi juga menyoroti pentingnya peran *Kesultanan Sambaliung* dalam pembangunan daerah.
"Kami mendukung penuh Kesultanan Sambaliung untuk berperan aktif. Keberadaan Kesultanan tidak hanya pada akselerasi adat dan budaya saja. Lebih dari itu, harus ada *kesetaraan hak adat dan hak ulayat* di Kabupaten Berau yang perlu dijaga dan dilestarikan," kata Mohammad Eko Santoso.
Beliau menilai, nilai-nilai kesejarahan dari Kesultanan Sambaliung adalah identitas dan icon Kabupaten Berau dan Kalimantan Timur yang tidak bisa dipisahkan dari pembangunan.
"Berau akan kehilangan jati dirinya jika melupakan sejarah. Hak adat, hak ulayat, dan kelembagaan adat harus mendapat ruang dan pengakuan. Ini bukan hanya soal nostalgia, tapi soal keadilan dan keberlanjutan bagi generasi mendatang," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Arifuddin dan Eddy Irawansyah juga berharap sinergi antara pemerintah, koperasi, pelaku UMKM, tokoh adat, dan masyarakat terus diperkuat.
"Kami percaya, dengan semangat gotong royong dan berlandaskan sejarah, Berau dan Tanjung Selor akan semakin hebat," tutupnya.
DIRGAHAYU KABUPATEN BERAU KE-78
DIRGAHAYU KOTA TANJUNG SELOR KE-214
BERAU BANGKIT! SAMBALIUNG BERMARTABAT!
_Berau, 14 September 2026_
MOHAMMAD EKO SANTOSO
Ketua Koperasi Sambaliung Pratama Perkasa
Jurnalis Alimin
Editor Dian Dabo
0 Komentar