Dr. Firman Candra Dorong Jamaah Menjadi Jamaah Cerdas, FATOUR Siapkan Program Umrah September 2026–Februari 2027

Prabhumedia || Jakarta — Maraknya kasus penipuan dan permasalahan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah menjadi perhatian serius bagi calon jamaah. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk tidak sekadar mempertimbangkan harga ketika memilih biro perjalanan umrah, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap legalitas, rekam jejak, kualitas pelayanan, serta kepastian program keberangkatan.

Hal tersebut disampaikan Dr. Firman Candra, pengacara nasional sekaligus Owner PT FATOUR Travel Indonesia, yang mengajak masyarakat menjadi jamaah cerdas sebelum menentukan pilihan perjalanan ibadah umrah.
Menurutnya, harga murah tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan. Calon jamaah perlu memahami struktur program dan memastikan bahwa biaya yang dibayarkan memang realistis untuk memenuhi seluruh kebutuhan perjalanan, akomodasi, transportasi, pembimbingan, serta pelayanan selama berada di Arab Saudi.

“Jangan memilih travel hanya karena murah. Jamaah harus melihat legalitas, rekam jejak, fasilitas, transparansi program dan bagaimana tanggung jawab travel terhadap jamaah,” ujar Dr. Firman Candra.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap pola pemasaran yang menawarkan harga tidak wajar atau skema yang berpotensi menggunakan dana jamaah baru untuk memenuhi kewajiban terhadap jamaah sebelumnya. Namun, suatu travel tidak dapat disebut menggunakan sistem ponzi hanya berdasarkan harga murah; hal tersebut harus dilihat dari fakta dan mekanisme bisnisnya.

Sebagai bagian dari komitmennya di industri perjalanan ibadah, PT FATOUR Travel Indonesia menyiapkan sejumlah program umrah untuk periode September 2026 hingga Februari 2027, dengan pilihan penerbangan yang mencakup maskapai internasional seperti Saudia, Garuda Indonesia, dan Emirates, sesuai dengan program dan ketersediaan penerbangan masing-masing periode.
FATOUR mengusung positioning “Aman, Nyaman, dan Pasti Berangkat”, dengan penekanan pada pelayanan, transparansi program, serta pendampingan jamaah sejak persiapan hingga pelaksanaan ibadah.

Selain melalui kantor pusat, FATOUR juga mengembangkan jaringan Perwakilan FATOUR di berbagai wilayah Indonesia. Para perwakilan yang membawa jamaah ke dalam program FATOUR memperoleh skema penghargaan (reward) sesuai ketentuan perusahaan, sekaligus menjadi bagian dari jaringan pelayanan jamaah FATOUR.
Bagi Dr. Firman Candra, membangun bisnis travel umrah bukan semata-mata menjual paket perjalanan.

“Ini adalah bisnis kepercayaan. Yang dibawa bukan hanya koper dan tiket pesawat, tetapi amanah jamaah untuk beribadah ke Tanah Suci. Karena itu, reputasi, tata kelola dan pelayanan harus menjadi bagian utama dari bisnis travel umrah,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk melakukan due diligence sederhana sebelum mendaftar: periksa legalitas travel, cek rekam jejak keberangkatan, pahami fasilitas yang dijanjikan, pastikan identitas pengelola, baca kontrak atau dokumen perjalanan, dan jangan mengambil keputusan hanya karena tergiur harga murah atau promosi.

Dengan semakin kritisnya calon jamaah dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah, diharapkan industri umrah Indonesia dapat berkembang dengan standar pelayanan dan tata kelola yang semakin profesional.

FATOUR : Aman, Nyaman, dan Pasti Berangkat.

0 Komentar

Siap Mengembangkan Bisnis Anda Bersama Prabhu Media?

Konsultasikan kebutuhan promosi, penempatan banner strategis, atau program Media Partner acara Anda bersama tim kami.

Hubungi Kami