Material Kayu Program BSPS Dikeluhkan Warga Desa Karangreja, LSM Prabhu Minta Pemeriksaan

KABUPATEN BEKASI,Prabhumedia.id — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang disebut berasal dari aspirasi anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan warga penerima manfaat.

Keluhan warga tersebut berkaitan dengan material bangunan, khususnya kayu yang diterima untuk pembangunan rumah. Sejumlah kayu disebut dalam kondisi bengkok sehingga warga menilai material tersebut kurang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas material merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program bantuan perumahan. Warga berharap bahan bangunan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan program.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai keluhan material kayu tersebut, Ketua PAC PKB Kecamatan Pebayuran, Ari, memberikan tanggapan.

“Untuk terkait kayu, waduh, coba dikirim ke material abangku,” ujar Ari.

Tanggapan tersebut kemudian menjadi perhatian untuk kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab dalam memastikan kualitas material sebelum diterima dan digunakan oleh penerima manfaat.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya, N. Rudiansah, turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi material yang diterima warga.

Dari hasil pantauan di lapangan, Rudiansah mengaku melihat sejumlah material kayu dalam kondisi bengkok. Ia juga mendengarkan secara langsung keluhan warga penerima manfaat terkait material tersebut.

“Kami turun langsung ke lokasi dan melihat kondisi kayu yang diterima warga. Memang ada material kayu yang kondisinya bengkok dan warga menyampaikan keluhannya kepada kami,” kata N. Rudiansah.

Menurutnya, keluhan masyarakat tersebut harus segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Pemeriksaan terhadap material dinilai penting untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat sesuai dengan tujuan program.

“Program bantuan seperti BSPS seharusnya benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Kalau ada material yang dinilai tidak layak atau tidak sesuai kebutuhan, harus segera dilakukan pengecekan dan dicarikan solusi,” tegasnya.

Rudiansah juga meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam pengawalan dan penyaluran program tidak saling melempar tanggung jawab ketika terdapat keluhan dari masyarakat.

Ia berharap material yang dikeluhkan warga dapat segera diperiksa secara objektif. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan material tersebut tidak memenuhi kebutuhan atau ketentuan yang berlaku, pihak terkait diharapkan mengambil langkah perbaikan atau penggantian.

Warga penerima manfaat pun berharap adanya keterbukaan dalam pelaksanaan program, mulai dari pengadaan hingga penyaluran material dan rincian dari bon matril harus tertulis jelas. Dengan demikian, bantuan perumahan yang diterima masyarakat dapat benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas rumah mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih diharapkan memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengadaan, pemeriksaan, dan penyaluran material BSPS kepada warga penerima manfaat di Desa Karangreja.

(Red)

0 Komentar

Siap Mengembangkan Bisnis Anda Bersama Prabhu Media?

Konsultasikan kebutuhan promosi, penempatan banner strategis, atau program Media Partner acara Anda bersama tim kami.

Hubungi Kami