Contra Flow Diberlakukan di Tol Cisumdawu KM 176–178, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
SUMEDANG, PRABHUMEDIA.ID – Rekayasa lalu lintas berupa contra flow di Tol Cisumdawu diberlakukan pada ruas KM 176 hingga KM 178, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Rekayasa arus kendaraan tersebut diterapkan akibat pekerjaan rekonstruksi mainroad dan median jalan.
Penerapan contra flow Tol Cisumdawu dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan rekonstruksi sekaligus menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi lalu lintas dari jajaran terkait, contra flow mulai diberlakukan pada 20 Agustus 2026 dan direncanakan berlangsung hingga 8 September 2026. Pengguna Jalan Tol Cisumdawu diimbau memperhatikan perubahan pola arus kendaraan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Contra Flow Tol Cisumdawu KM 176–178
Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan pada ruas sepanjang kurang lebih 1,25 kilometer. Dalam kondisi contra flow, kendaraan dari arah tertentu akan diarahkan menggunakan lajur yang telah ditetapkan.
Pengendara yang melintasi kawasan pekerjaan diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan dan tidak melakukan perpindahan lajur maupun manuver secara tiba-tiba.
Imbauan Satlantas Polres Sumedang untuk Pengendara
Kanit Regident Satlantas Polres Sumedang, IPDA Iip Lipda Sugilar, turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama melintasi kawasan pekerjaan di Tol Cisumdawu.
Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mematuhi seluruh rambu dan marka jalan maupun arahan petugas.
Kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan juga berpotensi mengalami perlambatan, terutama ketika volume kendaraan meningkat. Karena itu, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melalui Tol Cisumdawu Sumedang disarankan mengatur waktu perjalanan dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan perubahan kondisi arus lalu lintas.
Pengendara Diminta Waspada Selama Contra Flow
Petugas mengingatkan pengendara untuk tidak menerobos pembatas, berpindah lajur secara sembarangan maupun menggunakan kecepatan tinggi di area contra flow.
Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan seluruh pengguna Jalan Tol Cisumdawu.
Dengan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut, masyarakat diharapkan memahami kondisi yang terjadi selama pekerjaan rekonstruksi berlangsung.
“Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, serta patuhi rambu dan marka jalan.”
Imbauan tersebut menjadi pesan utama bagi seluruh pengguna Tol Cisumdawu selama pelaksanaan rekonstruksi hingga pekerjaan selesai.
Informasi: Rekayasa lalu lintas contra flow Tol Cisumdawu KM 176–178, Kabupaten Sumedang.
Periode: 20 Agustus 2026 – 8 September 2026.
Jurnalis: Lipsus Jabar Dian Dabo
Editor: Redaksi Prabhumedia.id
0 Komentar