BUMDes Mulyajaya Kelola Penyertaan Modal Rp190 Juta — Fokus Ternak Domba, Ayam & Telur, Lengkap Pembuatan Kandang
Prabhumedia || SUMEDANG — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mulyajaya, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, mulai menjalankan roda ekonomi desa dengan mengelola penyertaan modal bersumber dari 20% Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp190.000.000. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pengadaan ternak dan pembuatan kandang, tetapi juga mencakup biaya obat-obatan serta pakan ternak agar usaha peternakan berjalan sehat, lancar, dan berkelanjutan demi ketahanan pangan warga.
RINCIAN ALOKASI DANA
- Penyertaan Modal BUMDes: Rp190.000.000
- Sumber: 20% Dana Desa Tahun Anggaran 2025
- Nama BUMDes: Mulyajaya
- Lokasi: Desa Mulyajaya, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang
- Alokasi Penggunaan: Pengadaan ternak, pembuatan kandang domba & ayam, biaya obat-obatan, serta biaya pakan ternak
RENCANA USAHA YANG DIJALANKAN
Dengan modal tersebut, BUMDes Mulyajaya memfokuskan pada pengembangan usaha peternakan yang lengkap dan terencana:
1.Ternak Domba — Pengadaan bibit domba unggul dan pengembangbiakan secara berkelanjutan
2. Ternak Ayam & Telur — Pengembangan ayam petelur dengan tahapan yang terencana: terlebih dahulu dipenuhi kebutuhan pakan ayam dan obat-obatan ayam, sebelum diharapkan menghasilkan telur. Langkah ini dilakukan agar ayam tumbuh sehat, kuat, dan produksi telur yang dihasilkan berkualitas serta berkelanjutan
3.Pembuatan Kandang Domba & Kandang Ayam — Pembangunan kandang yang layak, aman, dan sesuai standar kesehatan hewan
4.Obat-obatan Ternak — Pengadaan vaksin, vitamin, obat pencegahan, dan pengobatan ternak agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit
5.Biaya Pakan Ternak — Penyediaan pakan berkualitas secara berkelanjutan, sehingga pertumbuhan dan produksi ternak optimal
"Kami menyadari bahwa memiliki ternak saja tidak cukup. Untuk ayam petelur, pakan ayam dan obat ayam harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum bisa menghasilkan telur. Tanpa pakan yang baik dan perawatan kesehatan yang memadai, ternak tidak akan tumbuh dan berkembang. Itulah sebabnya anggaran ini juga mencakup biaya obat-obatan dan pakan — sebagai jaminan agar usaha ini benar-benar berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal," ungkap pengurus BUMDes.
PENYAMPAIAN KEPALA DESA MULYAJAYA, KECAMATAN WADO
Kepala Desa Mulyajaya menyampaikan bahwa perencanaan anggaran ini disusun secara matang agar seluruh kebutuhan usaha terpenuhi, termasuk urutan prioritas dalam pengelolaan ternak:
"Penyertaan modal sebesar Rp190.000.000 ini berasal dari 20% Dana Desa Tahun 2025 yang memang diperuntukkan untuk pengembangan usaha BUMDes. Kami sengaja memilih sektor peternakan — domba, ayam, dan telur — lengkap dengan pembuatan kandang, obat-obatan, serta biaya pakan ternak.
Khusus untuk usaha ayam petelur, kami menetapkan prioritas yang jelas: pakan ayam dan obat ayam harus tersedia dan terpenuhi terlebih dahulu, sebelum ternak mulai menghasilkan telur. Ini adalah kunci keberhasilan — ayam yang sehat dan mendapat pakan yang cukup akan tumbuh optimal dan menghasilkan telur yang berkualitas serta berkelanjutan. Obat-obatan dan pakan adalah bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan peternakan. Ternak yang sehat dan diberi pakan yang baik akan tumbuh cepat, berkembang biak dengan baik, dan menghasilkan telur serta daging yang berkualitas.
Semua ini direncanakan agar usaha BUMDes Mulyajaya benar-benar berjalan, berkembang, dan bermanfaat bagi warga. Kami berharap dikelola dengan jujur, transparan, dan profesional. Setiap rupiah — mulai dari kandang, ternak, obat, hingga pakan — harus tercatat dengan jelas. Hasilnya nanti dirasakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan warga Desa Mulyajaya secara merata,"* ujar Kepala Desa Mulyajaya.
HARAPAN KE DEPAN
Dengan perencanaan yang lengkap dan terurut — mulai dari kandang, ternak, pakan dan obat sebelum hasil, BUMDes Mulyajaya diharapkan mampu menjalankan usaha peternakan yang mandiri dan berkelanjutan. Transparansi dan partisipasi warga menjadi kunci utama agar setiap rupiah Dana Desa dikelola secara akuntabel dan menghasilkan manfaat nyata bagi ketahanan pangan serta ekonomi warga Desa Mulyajaya.
Joernalis: Lipsus jabar Dian dabo
0 Komentar