Pilkades Karanganyar Tinggal Hitungan Hari, Pencoblosan 20 September 2026, N. Rudiansah Ajak Warga Jaga Persatuan

Kabupaten Bekasi,Prabhumedia.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, untuk masa jabatan 2026–2034, semakin dekat. Hari pencoblosan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026.

Menjelang hari pemungutan suara tersebut, Ketua DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi, N. Rudiansah, mengajak seluruh masyarakat Desa Karanganyar untuk bersama-sama menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan.

Menurut N. Rudiansah, semakin dekatnya pelaksanaan Pilkades harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi atau menimbulkan perpecahan.

“Pilkades Karanganyar tinggal hitungan hari. Hari pencoblosan dijadwalkan pada Minggu, 20 September 2026. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan. Berbeda pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut memutus tali silaturahmi antarwarga,” ujar N. Rudiansah kepada awak media, Minggu (9/8/2026).

Ia menegaskan, pesta demokrasi di tingkat desa seharusnya berlangsung secara damai, tertib, dan bermartabat. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Menurutnya, setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang hingga setelah hari pencoblosan. Karena itu, komunikasi antarwarga harus tetap dijaga agar suasana di Desa Karanganyar tetap kondusif.

N. Rudiansah juga mengimbau para calon kepala desa, tim pendukung, relawan, dan simpatisan agar memberikan contoh politik yang santun. Persaingan dalam kontestasi Pilkades harus tetap berada dalam koridor demokrasi dengan mengedepankan etika, sportivitas, dan penghormatan terhadap pilihan masyarakat.

“Jangan karena kepentingan politik sesaat kemudian hubungan antarwarga menjadi rusak. Setelah Pilkades selesai, kita semua tetap menjadi satu keluarga besar masyarakat Desa Karanganyar. Karena itu, mari kita jaga suasana tetap sejuk sampai seluruh tahapan Pilkades selesai,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab pada hari pencoblosan Minggu, 20 September 2026. Warga diharapkan menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani serta tidak terpengaruh tekanan maupun provokasi dari pihak mana pun.

Lebih lanjut, N. Rudiansah mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat harus dihormati sebagai bagian dari proses demokrasi. Setelah pemilihan selesai, seluruh masyarakat diharapkan kembali bersatu dan bersama-sama mendukung pembangunan Desa Karanganyar.

“Siapa pun yang terpilih sebagai Kepala Desa Karanganyar Periode 2026–2034 adalah pilihan masyarakat. Mari kita hormati hasil Pilkades dengan lapang dada. Yang menang jangan euforia berlebihan, yang belum berhasil jangan berkecil hati. Setelah Pilkades, kita kembali bersama-sama membangun desa,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan Pilkades bukan semata-mata ditentukan oleh siapa yang memenangkan kontestasi, tetapi juga oleh kemampuan seluruh masyarakat menjaga proses demokrasi agar berjalan aman, tertib, jujur, adil, dan damai.

Dengan hari pencoblosan yang semakin dekat, ia berharap masyarakat Desa Karanganyar dapat menahan diri, menjaga komunikasi yang baik, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Pilkades hanya berlangsung sementara, tetapi persaudaraan kita jauh lebih panjang. Mari kita sukseskan pencoblosan pada Minggu, 20 September 2026, dengan menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kondusivitas. Siapa pun pilihan kita, tujuan akhirnya tetap sama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Karanganyar,” pungkas N. Rudiansah.

Andun 

0 Komentar