Adv

Loading berita terbaru...

Milangkala ke-12 LKS Barokah Bhakti Jadi Momentum Kepedulian terhadap Penyandang Disabilitas Mental di Sumedang

Prabhumedia || Rancakalong, Sumedang – Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai peringatan Milangkala ke-12 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Panti Disabilitas Mental Barokah Bhakti yang diselenggarakan Yayasan Anugrah Bhakti Barokah di Kecamatan Rancakalong. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas mental.

Dalam sambutannya, Camat Rancakalong menyampaikan apresiasi atas dedikasi Yayasan Anugrah Bhakti Barokah yang selama 12 tahun telah menjadi mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan rehabilitasi kepada penyandang disabilitas mental. Menurutnya, keberadaan LKS Barokah Bhakti telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan diharapkan terus berkembang ke depannya.
Ketua Pembina Yayasan Anugrah Bhakti Barokah, Dr. H. Ecek Karyana, S.Kep., Ners., M.H., mengatakan bahwa masih banyak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang memerlukan penanganan dan pembinaan secara layak. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan panti disabilitas mental, mengingat kebutuhan pelayanan terus meningkat sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar penanganan ODGJ menjadi perhatian bersama.
Selain menjadi ajang silaturahmi, Milangkala ke-12 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti donor darah, santunan, tabligh akbar, doa bersama, serta hiburan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun kepedulian terhadap sesama tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi.

Melalui peringatan Milangkala ke-12 ini, Yayasan Anugrah Bhakti Barokah berharap semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi dalam mendukung pelayanan sosial bagi penyandang disabilitas mental. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih baik sehingga para penerima manfaat dapat hidup lebih mandiri, bermartabat, dan memperoleh hak-haknya sebagai warga negara.

Joernalis Lipsus jabar Dian dabo 

0 Komentar