Adv

Loading berita terbaru...

Haul Ke-2 Ponpes Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok dan Yaumul Ijtima MWC NU Pasawahan, Perkuat Khidmat untuk NU dan Pendidikan Umat.

Prabhumedia id. KUNINGAN –minggu 19 Juli 2026 - Semangat menjaga tradisi keilmuan Islam, memperkuat ukhuwah Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus membuka akses pendidikan bagi masyarakat menjadi pesan utama dalam Haul Perdana Pondok Pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok yang dirangkaikan dengan Yaumul Ijtima MWC NU Kecamatan Pasawahan. Kegiatan yang digelar di Dusun Binakarya, Blok Talaga Bogo RT 08 RW 04, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh peran pesantren sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Mengusung tema "Sapa Sing Ngurusi NU Bakalan Diaku Santri Kula", kegiatan tersebut dihadiri para kiai, ulama, pengurus Nahdlatul Ulama, santri, serta masyarakat yang bersama-sama memanjatkan doa dan mengenang perjuangan para pendahulu dalam membesarkan syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Pondok Pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok berada di bawah naungan Yayasan Tuftah Nurul Ghina, yang diresmikan pada 24 Juli 2024 oleh KH. M. Mustofa Aqil Sirodj. Sejak berdiri, pesantren terus berkomitmen menjadi lembaga yang tidak hanya mencetak generasi berakhlakul karimah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pimpinan Pondok Pesantren Talaga Bogo Darul Mubarok sekaligus pendiri Yayasan Tuftah Nurul Ghina, Kyai Abdul Ghoni, menyampaikan harapannya agar pesantren dapat mengembangkan program pendidikan nonformal bagi anak-anak yang putus sekolah.
Menurutnya, masih banyak generasi muda yang membutuhkan kesempatan kedua untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, ke depan pesantren diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran nonformal sehingga mereka tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

"Kami ingin Pondok Pesantren Talaga Bogo Darul Mubarok menjadi rumah pendidikan bagi semua kalangan, termasuk anak-anak yang putus sekolah. Melalui pendidikan nonformal, kami berharap mereka dapat kembali belajar dan memiliki bekal untuk menatap masa depan," ujar Kyai Abdul Ghoni.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pondok Pesantren Talaga Bogo Darul Mubarok, Jarman, berharap haul perdana ini menjadi titik awal bagi kemajuan pesantren yang semakin besar dan bermanfaat bagi umat.

Ia mengajak seluruh pengurus, santri, alumni, dan masyarakat untuk terus menjaga kekompakan serta bersama-sama membangun pesantren agar semakin maju, mandiri, dan menjadi pusat pembinaan keagamaan serta pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berkhidmat kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

Melalui Haul Perdana yang dirangkaikan dengan Yaumul Ijtima MWC NU Kecamatan Pasawahan ini, diharapkan semangat pengabdian kepada ulama dan organisasi Nahdlatul Ulama semakin kokoh, sekaligus mempertegas eksistensi Pondok Pesantren Pusat Talaga Bogo Darul Mubarok sebagai salah satu pusat pendidikan Islam yang terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.(fdl-tim).

0 Komentar