Polantas Menyapa Ubah Wajah Pelayanan Satpas SIM Polres Cianjur: Lebih Dekat, Mudah, dan Bebas Pungutan Liar
Prabhumedia || CIANJUR – Satuan Penyelenggaraan Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM) Polres Cianjur kini menghadirkan nuansa pelayanan yang jauh lebih ramah, transparan, dan menyentuh hati masyarakat. Melalui program unggulan “Polantas Menyapa”, petugas tidak lagi hanya berdiam di balik meja layanan, melainkan bergerak aktif menyapa, memandu, dan mendampingi setiap warga yang datang mengurus pembuatan baru, perpanjangan, maupun penggantian SIM . Langkah ini menjadi bukti nyata transformasi pelayanan kepolisian yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan warga.
Berbeda dengan pelayanan konvensional, dalam kegiatan ini personel berkeliling langsung ke antrean dan ruang tunggu, memberikan penjelasan lengkap mulai dari persyaratan administrasi, tahapan ujian, rincian biaya resmi, hingga tata cara memanfaatkan layanan daring. Warga dibimbing satu per satu agar paham alur pelayanan, sehingga terhindar dari kebingungan maupun jeratan praktik percaloan yang kerap merugikan . Suasana pelayanan pun terasa lebih akrab, tenang, dan bebas hambatan birokrasi.
Kanit Regident Satlantas Polres Cianjur, Ipda Yogi, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang jelas, cepat, dan manusiawi. Menurutnya, kehadiran langsung petugas adalah kunci agar kepercayaan publik semakin terbangun kuat.
“Melalui ‘Polantas Menyapa’, kami ingin menghapus jarak antara petugas dan masyarakat. Kami hadir untuk memastikan setiap warga yang datang ke Satpas Cianjur mengerti sepenuhnya apa yang harus disiapkan, dilakukan, dan dibayarkan. Semua biaya kami sampaikan secara rinci dan terbuka, tidak ada biaya tambahan atau pungutan liar sedikit pun. Tujuannya agar warga berani dan mampu mengurus sendiri dokumennya tanpa bantuan pihak ketiga,” tegas Ipda Yogi saat ditemui di lokasi pelayanan .
Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi strategis. Selain urusan administrasi, warga juga diingatkan kembali akan pentingnya memegang SIM sebagai bukti kompetensi mengemudi, kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, hingga bahaya pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
“Kami tidak hanya melayani administrasi, tapi juga menanamkan kesadaran bahwa memiliki SIM bukan sekadar kewajiban hukum, tapi juga bentuk tanggung jawab keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pelayanan yang kami berikan harus presisi: prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Ke depannya, standar pelayanan ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan,” tambah Ipda Yogi.
Respon positif pun mengalir deras dari masyarakat. Salah satu warga, Dedi, mengaku sangat terbantu dan merasa jauh lebih tenang. “Dulu saya sering takut salah urus atau ada biaya yang tidak wajar, tapi sekarang dijelaskan dari awal sampai selesai dengan sabar. Pelayanannya sangat memuaskan dan jelas sekali,” ungkapnya.
Dengan semangat melayani dengan hati, Polantas Menyapa sukses mengubah citra Satpas SIM Polres Cianjur menjadi tempat pelayanan yang dicintai, dipercaya, dan menjadi rujukan pelayanan publik terbaik di wilayah Cianjur.
Joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo
Komentar
Posting Komentar