KPPG Terima Kunjungan PAP Women’s Wing Singapura, Sonia Sugian Bahas Kepemimpinan Perempuan dan Perlindungan PMI

Prabhumedia || JAKARTA – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menerima kunjungan kerja delegasi PAP Women’s Wing Singapura dalam agenda studi komparatif yang berlangsung pada 18 Mei 2026 di Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian study trip delegasi Partai Tindakan Rakyat (PAP) Singapura selama 17–19 Mei 2026 untuk mempelajari perkembangan kepemimpinan dan representasi perempuan di dunia politik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Sonia Sugian  S.H., M.H., M.Tr.IP.  bersama pimpinan dan para ketua bidang Pengurus Pusat KPPG turut menerima langsung kedatangan delegasi PAP Women’s Wing yang dipimpin oleh Sim Ann beserta sejumlah pejabat dan anggota parlemen perempuan Singapura. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi antarorganisasi perempuan politik kedua negara.
Sonia Sugian mengatakan dirinya mendapat tugas sebagai salah satu Wakil Bendahara Umum KPPG untuk menerima dan berdiskusi bersama delegasi perempuan PAP Singapura. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara perempuan politik Indonesia dan Singapura melalui pertukaran gagasan, pengalaman, serta program-program strategis yang dijalankan masing-masing organisasi.

“Alhamdulillah kami menerima kunjungan kerja dari PAP Women’s Wing Singapura. Dalam acara ini kami mengadakan studi komparatif dan sharing program. Banyak hal yang kami diskusikan, mulai dari penguatan peran perempuan di politik hingga program pemberdayaan perempuan yang diharapkan bermanfaat bagi kedua negara,” ujar Sonia Sugian.

Dalam pertemuan tersebut, KPPG juga memaparkan visi organisasi dalam membangun perempuan Golkar yang berdaya, berpengaruh, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Strategi yang dijalankan di antaranya melalui penguatan kuota afirmatif 30 persen perempuan, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan peran perempuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan keluarga.
Delegasi PAP Women’s Wing turut mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan representasi perempuan di Indonesia. KPPG menyampaikan bahwa keterwakilan perempuan di DPR RI periode 2024–2029 mencapai 21,9 persen atau sebanyak 127 dari 580 anggota, angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Sementara Singapura memiliki sekitar 29 persen anggota parlemen perempuan tanpa penerapan sistem kuota formal.

Selain membahas kepemimpinan perempuan, diskusi juga menyoroti berbagai isu strategis seperti perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan di Singapura, pemberdayaan ekonomi perempuan, pencegahan kekerasan berbasis gender, hingga penguatan kepemimpinan digital bagi generasi muda perempuan.
 KPPG juga memaparkan sejumlah program untuk menarik perempuan muda masuk ke dunia politik melalui sekolah politik, pelatihan kepemimpinan, digital literacy, dan entrepreneurship.
Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah gagasan kerja sama antara KPPG dan PAP Women’s Wing Singapura, di antaranya pertukaran program pelatihan kepemimpinan perempuan, kerja sama perlindungan PMI di Singapura, pemberdayaan ekonomi mantan PMI, hingga kolaborasi isu perempuan dan pekerja migran di tingkat ASEAN.

 KPPG berharap hubungan yang terjalin melalui kunjungan ini dapat menjadi langkah awal terciptanya sinergi yang lebih kuat antara perempuan Indonesia dan Singapura dalam memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di kawasan Asia Tenggara.

Joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Simbol Negara Tercemar: Bendera Merah Putih Robek dan Kusam Dibiarkan Berkibar di Puskesmas Sukatani

Masjid Al ihklas Peringati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Dusun Cigiling, desa margalaksana ,Sumedang Selatan

Redaksi Prabhumedia.id