Longsor Terjang Desa Margalaksana, Akses Jalan dan Fasilitas Warga Lumpuh
Prabhumedia || Sumedang - Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Margalaksana mengakibatkan serangkaian bencana longsor di sejumlah titik. Peristiwa ini berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama karena akses jalan utama hingga jalur alternatif mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dilalui.
Longsor dilaporkan menutup total jalan penghubung antara Desa Margalaksana dan Desa Mekar Rahayu, tepatnya di Blok Pengkolan Cilayung. Akibatnya, jalur tersebut tidak bisa dilewati oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga mobilitas warga menjadi terhambat.
Tidak hanya itu, jembatan di Dusun Ciguling RW 06 yang merupakan jalur alternatif penghubung antar desa juga dilaporkan hancur akibat longsor. Kondisi ini semakin memperparah keterisolasian wilayah, mengingat jembatan tersebut menjadi akses penting bagi aktivitas harian warga.
Bencana longsor juga merusak sejumlah rumah warga. Rumah milik Bapak Jajang dan Ibu Keuis di Dusun Cihuut RW 04 mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding serta kandang domba yang hancur tertimpa material longsoran. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain itu, rumah milik Bapak Muhlison di Dusun Margapala RT 01 RW 01 turut terdampak. Dinding rumahnya dilaporkan hancur akibat tekanan material tanah yang longsor. Warga di sekitar lokasi kini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
Di titik lain, longsor juga terjadi di kawasan Tanjakan Bancey yang menyebabkan kondisi jalan menjadi licin dan berbahaya untuk dilalui. Sementara itu, longsor di Sungai Citayeum yang berada di bawah permukiman warga menimbulkan kekhawatiran, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Akibat dari rangkaian bencana ini, pasokan air ke area pertanian di tiga RW dilaporkan mati total. Kondisi tersebut tentu berdampak pada aktivitas pertanian warga yang menjadi sumber penghidupan utama. Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait agar kondisi segera pulih dan aktivitas kembali normal.
Joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo
Komentar
Posting Komentar