Ramadan Pergerakan: PK PMII STAI Kuningan Menguatkan Kesadaran Sosial dan Spirit Keislaman
Prabhumedia || Kuningan — Dalam rangka menghidupkan semangat Ramadan yang sarat nilai spiritual dan sosial, Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia STAI Kuningan menggelar agenda “Ramadan Pergerakan” pada Minggu, 08 Maret 2025. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan intelektual, spiritual, serta kepedulian sosial kader PMII di tengah momentum Ramadan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan monitoring dan dialog bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cipicung terkait edukasi pra-nikah bagi remaja. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum memasuki jenjang pernikahan, sehingga dapat meminimalisir berbagai persoalan keluarga di masa depan.
Setelah sesi monitoring, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Korps PMII Putri (KOPRI) PK PMII STAI Kuningan dalam rangka memperingati International Women’s Day. Kajian ini membahas peran strategis perempuan dalam ruang sosial, pendidikan, dan pergerakan, sekaligus menegaskan komitmen PMII dalam memperjuangkan kesetaraan, keadilan, serta pemberdayaan perempuan di era kontemporer.
Dalam suasana Ramadan yang khidmat, para kader kemudian melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama sebagai bentuk penguatan spiritualitas kader, sekaligus refleksi diri dalam memaknai bulan suci sebagai momentum perbaikan diri dan penguatan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam agenda ini. Para kader PK PMII STAI Kuningan juga menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di halaman kampus STAI Kuningan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sosial kepada sesama.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan refleksi dan evaluasi kader PK PMII STAI Kuningan, sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi serta meneguhkan kembali arah gerakan kader dalam menjawab tantangan zaman.
Ketua Komisariat PMII STAI Kuningan, M. Fakhri Fakhrurroji, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang untuk memperkuat nilai pergerakan dan kebermanfaatan sosial kader.
“Ramadan Pergerakan ini menjadi momentum bagi kader PMII untuk tidak hanya meningkatkan spiritualitas, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial dan intelektual. Kami ingin menghadirkan gerakan yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap isu-isu strategis seperti edukasi pra-nikah remaja dan peran perempuan, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PK PMII STAI Kuningan berharap kader mampu menghadirkan wajah pergerakan yang progresif, humanis, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang penuh berkah.
PK PMII STAI Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan mahasiswa yang tidak hanya kritis secara intelektual, tetapi juga aktif dalam pengabdian sosial dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Sumber : Fahri
Joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo
Komentar
Posting Komentar