Revitalisasi Rp 1,05 Miliar APBN 2026 Hadirkan Harapan Baru di SD Negeri Batulawang, Kepala Sekolah Ucapkan Terima Kasih kepada Kemendikdasmen dan Dinas Pendidikan
Prabhumedia || Wado, Sumedang - Angin segar menerpa dunia pendidikan di pelosok timur Kabupaten Sumedang. SD Negeri Batulawang yang berada di Dusun Cilengkrang, Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, resmi menjadi salah satu penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen, Direktorat Sekolah Dasar.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, revitalisasi ini memiliki nilai bantuan sebesar Rp 1.057.050.000,00 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dengan nama Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Negeri Batulawang ini dilaksanakan secara swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Batulawang dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, 20 Agustus s/d 20 Desember 2026.
Program ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh keluarga besar SD Negeri Batulawang. Kepala Sekolah SD Negeri Batulawang dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memperjuangkan bantuan ini hingga terealisasi di sekolahnya.
"Kami atas nama keluarga besar SD Negeri Batulawang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan semua pihak terkait yang telah memberikan kepercayaan dan bantuan revitalisasi ini kepada sekolah kami. Bantuan senilai Rp 1,05 miliar ini adalah anugerah dan harapan baru bagi anak-anak kami di Cilengkrang," ujar Kepala Sekolah SD Negeri Batulawang kepada Prabhumedia.id.
Ia menambahkan, kondisi bangunan sekolah sebelumnya memang sangat membutuhkan sentuhan perbaikan agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dengan adanya revitalisasi ini, pihaknya berharap dapat menghadirkan ruang-ruang kelas yang layak, aman, dan memenuhi standar keselamatan untuk anak didik.
"Selama ini kami belajar dengan keterbatasan. Dengan adanya revitalisasi ini, kami berkomitmen akan melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya, transparan, dan melibatkan partisipasi orang tua serta masyarakat. Kami ingin hasilnya benar-benar berkualitas dan bisa dipakai anak cucu kami dalam jangka panjang," tambahnya.
P2SP SD Negeri Batulawang sendiri menyatakan siap bekerja sesuai dengan petunjuk teknis, RAB, dan gambar kerja yang telah ditetapkan. Prinsip akuntabilitas dan mutu menjadi prioritas agar tidak terjadi penyimpangan dan hasil bangunan sesuai dengan standar konstruksi sekolah yang aman dan tahan lama.
Program revitalisasi satuan pendidikan ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah pusat melalui APBN dalam pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan hingga ke pelosok desa. Masyarakat Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumedang.
Joernalis : Dian dabo
0 Komentar