SLB Griya Warsani Sumedang Dapat Bantuan Revitalisasi Rp1,09 Miliar dari Kemendikdasmen
Prabhumedia || SUMEDANG - Sekolah Luar Biasa Griya Warsani di Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang mendapat bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan ini disalurkan lewat Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus. Nilai bantuan mencapai Rp1.097.000.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan papan informasi proyek, revitalisasi meliputi 5 pekerjaan utama. Yaitu pembangunan ruang kelas baru RKB beserta perabotnya di Gedung A, pembangunan ruang UKS beserta perabotnya di Gedung A, pembangunan RKB baru beserta perabotnya di Gedung B, pembangunan turap, dan pembangunan pagar sekolah. Semua pekerjaan ditargetkan tuntas untuk meningkatkan sarana belajar anak berkebutuhan khusus.
Pelaksana kegiatan adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan P2SP SLB Griya Warsani. Waktu pelaksanaan 150 hari kalender terhitung sejak proyek dimulai. Sekolah beralamat di Jl. Karasak BL Ciliang RT 002/RW 001, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45366.
Kepala SLB Griya Warsani Naufal Irsan Sani Oktalgifari, S.Pd menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah pusat ini. "Alhamdulillah, anak-anak kami akhirnya akan punya ruang kelas dan UKS yang lebih layak. Ini sangat membantu proses pembelajaran ABK agar lebih nyaman dan aman," ujar Naufal Irsan Sani Oktalgifari, S.Pd saat meninjau lokasi.
Menurutnya, kondisi ruang kelas dan fasilitas penunjang sebelumnya sudah tidak memadai seiring bertambahnya jumlah peserta didik. Dengan adanya RKB baru dan UKS, guru bisa lebih optimal memberikan layanan pendidikan khusus. Turap dan pagar baru juga penting untuk keamanan serta akses sekolah yang lebih tertib.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen memang fokus pada peningkatan mutu layanan pendidikan khusus dan layanan khusus. SLB Griya Warsani jadi salah satu penerima di Sumedang yang dinilai membutuhkan peningkatan sarana. Transparansi anggaran dan jadwal ditampilkan di papan proyek agar masyarakat bisa ikut mengawasi.
Warga Desa Sukarapih dan orang tua murid menyambut baik proyek ini. Mereka berharap pekerjaan berjalan sesuai target 150 hari kalender dan hasilnya bisa langsung digunakan. Dengan fasilitas baru, SLB Griya Warsani diharapkan mampu mencetak lulusan ABK yang lebih mandiri dan siap menghadapi masa depan.
joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo
0 Komentar