Sekjen DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kecewa, Pengajuan Bantuan Rutilahu untuk Lansia Belum Ditindaklanjuti BAZNAS Kabupaten Bekasi
Ujang mengatakan, pihaknya telah mengajukan berkas permohonan bantuan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Menurutnya, pengajuan tersebut dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa adanya kepentingan pribadi maupun keuntungan tertentu.
"Saya kecewa karena pengajuan yang kami sampaikan terkesan belum mendapatkan perhatian sudah hampir 7 bulan, padahal kondisi yang diajukan sangat urgen. Saya tidak memiliki kepentingan apa pun dalam program ini, apalagi mencari keuntungan. Saya hanya ingin membantu masyarakat yang tidak mampu melalui program Rutilahu yang diselenggarakan oleh BAZNAS," ujar Ujang HS kepada media, Jumat (5/6/2026).
Ia berharap BAZNAS Kabupaten Bekasi dapat lebih objektif dalam menilai setiap pengajuan bantuan dengan melihat kondisi di lapangan dan kelengkapan berkas yang telah disampaikan."Saya berharap BAZNAS Kabupaten Bekasi bisa berlaku adil dan tidak pilih kasih dalam memproses pengajuan bantuan. Kami sudah mengajukan sesuai prosedur yang berlaku. Jangan sampai ada kesan bahwa pengajuan dari pihak tertentu lebih diprioritaskan dibandingkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tegasnya.
Pengajuan yang dimaksud berkaitan dengan kondisi rumah milik Ibu Nimi (71) warga Kampung Gili-Gili seorang janda lanjut usia yang tinggal bersama dua anaknya di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Rumah yang ditempati lansia tersebut dilaporkan mengalami roboh dan membutuhkan penanganan segera.
Melihat kondisi tersebut, Ujang HS berharap BAZNAS Kabupaten Bekasi dapat segera melakukan verifikasi dan memberikan bantuan yang diperlukan agar Ibu Nimi dapat kembali menempati rumah yang layak dan aman.
"Kami hanya ingin masyarakat yang benar-benar membutuhkan mendapatkan haknya. Semoga BAZNAS Kabupaten Bekasi dapat segera merespons dan menindaklanjuti pengajuan sudah hampir 7 bulan yang telah kami sampaikan," pungkasnya.
Red/Tim
0 Komentar