Adv

Loading berita terbaru...

Polda Jabar Umumkan Operasi Patuh Lodaya 2026 Diundur, Tanggal Pelaksanaan Belum Ditentukan

Prabhumedia || BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat Polda Jabar resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman digital resmi RTMC Polda Jabar yang beredar di media sosial, Rabu. 

Dalam pengumuman bertajuk "PENGUMUMAN" dengan tulisan besar "DIUNDUR", Polda Jabar menyatakan Operasi Patuh Lodaya 2026 ditunda pelaksanaannya. Penundaan dilakukan sehubungan dengan situasi dan kondisi terkini, namun belum dirinci lebih lanjut penyebab spesifik penundaan tersebut.

"Polda Jabar menginformasikan bahwa waktu pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 diundur. Waktu yang ditentukan akan diumumkan kemudian," demikian isi pengumuman. RTMC Polda Jabar menegaskan tanggal baru dapat berubah sesuai perkembangan situasi dan akan diumumkan lewat kanal resmi Polri.

Meski operasi ditunda, Polda Jabar tetap mengimbau masyarakat untuk disiplin berlalu lintas. Tagline "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Nyaman" tetap digaungkan. Polisi menyebut keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan, sehingga kepatuhan harus dijaga setiap saat.

Dalam poster pengumuman, Polda Jabar merinci 4 poin yang harus tetap dipatuhi warga. Keempatnya adalah: mematuhi rambu lalu lintas, menaati aturan berkendara, melengkapi surat dan kelengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan. Imbauan ini berlaku meski operasi belum dimulai.

Operasi Patuh Lodaya merupakan operasi kewilayahan rutin Polda Jabar untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Biasanya operasi ini menyasar 8 pelanggaran prioritas seperti tidak pakai helm SNI, melawan arus, dan berkendara di bawah umur. Penundaan tahun ini membuat jadwalnya masih menunggu kepastian.

Masyarakat diminta memantau informasi terbaru hanya melalui kanal resmi RTMC Polda Jabar di TikTok, X, Facebook, dan Instagram. Polda Jabar juga menggunakan tagar #OPERASIPATUH2026 untuk update. Warga diimbau tidak terpengaruh kabar tidak jelas agar tidak menimbulkan kebingungan di jalan.

Joernalis : Lipsus Jabar Dian dabo 

0 Komentar