Banjir Rob dan Tanggul Jebol Ancam Keselamatan Warga Kampung Gobah, Warga Desak Pemkab Bekasi Bertindak Cepat
Akibat banjir tersebut, akses jalan utama warga terputus karena tertutup genangan air. Ratusan rumah warga dilaporkan terendam, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, lanjut usia, dan kelompok rentan lainnya.
Sebagai langkah darurat, warga setempat bergotong royong membendung tanggul yang jebol dengan peralatan seadanya, seperti bambu dan karung. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah limpasan air semakin meluas ke permukiman warga. Namun, warga berharap adanya bantuan dan penanganan langsung dari Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk perbaikan tanggul secara permanen.
Saaman (64), yang akrab disapa Odoy, warga Desa Pantai Mekar, mengatakan bahwa air meluap secara tiba-tiba dan langsung menutupi jalan utama kampung. Menurutnya, banjir kali ini terasa lebih parah karena terjadi bersamaan dengan air rob laut.“Air langsung naik dan menutupi jalan. Tanggul jebol, air masuk ke mana-mana. Ditambah lagi air rob dari laut, sehingga banjir semakin besar. Kami sangat khawatir dengan keselamatan warga,” ujar Saaman kepada awak media, Sabtu (31/1/2026).
Laporan kejadian banjir tersebut disampaikan pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB oleh Wakil Muksidin kepada Ketua Koordinator Kecamatan (Korcam) LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi. Hingga saat ini, warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil berharap air segera surut.
Saaman yang juga menjabat sebagai Ketua Korcam LSM Prabhu Indonesia Jaya Kecamatan Muara Gembong menegaskan bahwa warga sangat membutuhkan kehadiran dan respons cepat dari pemerintah daerah. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta dinas terkait untuk segera turun ke lapangan dan menjalankan fungsi penanganan bencana.
“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan dinas terkait agar segera bertindak. Penanganan tanggul yang jebol, kesiapsiagaan evakuasi warga, serta bantuan logistik sangat dibutuhkan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan darurat, tetapi juga menyiapkan solusi jangka panjang guna mencegah banjir dan rob yang terus berulang di wilayah pesisir Kecamatan Muara Gembong.
Jurnalis: Munawaroh
Tidak ada komentar